Review Film Day of Mummy (2014)

<b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'> <data:blog.title/> <b:else/> <data:blog.pageName/> </b:if>


Sinopsis

Di gurun Mesir, seorang pria film orang lain saat mereka memasuki makam Neferu, seorang Firaun jahat yang dibunuh oleh saudaranya. Sesuatu membunuh mereka, tapi rekaman itu kemudian ditemukan. Pemburu harta karun Jack Wells yang didaftarkan oleh pengusaha teduh Carl menemukan Codex Batu, berlian yang diletakkan di dalam dada Neferu sehingga ia akan tersiksa terus-menerus, tidak hidup, tidak mati. Jack jatuh dengan sekelompok arkeolog mencari makam Neferu dan, dengan bantuan pemandu, mereka membuat jalan mereka ke arah itu, tidak menyadari apa yang menunggu mereka ketika mereka sampai di sana

Review Ala Shanis
Entah gue yang terlalu banyak berharap atau memang film ini yang mengecewakan. Ekspetasi gue mengatakan kalau film ini banyak aksi-aksi menegangkan dari mummy kepada tokoh-tokohnya. Namun ternyata nol besar, 80% berisikan percakapan ga penting dan shoot-shoot ga penting. Gue gatau emang sengaja dibuat ala ala dokumenter apa gimana, yang jelas feelnya kurang dapet dan merusak keindahan film ini. Adegan menegangkan baru ada 20 menit terakhir. Tak heran gue sampai nguap nguap pas nonton film ini.

Hmm gatau gue yang terlalu baper atau kurang piknik, tapi gue merasa film ini aga diskriminasi sama muslim ya. Kesannya muslim itu jahat banget, padahal ga seperti itu loh. 

At least film ini cukup mengecewakan bagi gue, terlalu banyak adegan-adegan dan shoot-shoot ga penting. Terserah sih bagi yang mau nonton, gue ga larang. Yang jelas film ini tidak gue rekomendasikan, sekian.

Score 1/5

Review Film Chappie 2015



Sinopsis 
Untuk mengurangi jumlah kriminalitas di Afrika Selatan dan mengurangi korban polisi manusia, dibentuklah robot polisi. Robot polisi ini diproduksi oleh Tetravaal dan laku keras dipesan oleh pemerintah. Siapa orang dibalik kesuksesan robot polisi ini ? Dia adalah Deon, yang ternyata masih ingin menghadirkan sebuah inovasi berupa robot polisi yang memiliki perasaan. Namun idenya ditolak keras oleh manajernya, karena robot polisi yang sebelumnya sudah laku keras. Mendengar keputusan itu, Deon merasa kecewa. Hingga Deon pun nekat untuk mengambil robot Scout22 yang harusnya hari ini dihancurkan dan membuat rancangan robot 'barunya' dirumah.

Kesuksesan robot polisi milik Deon membuat rekan kerjanya (Vincent) merasa iri. Sehingga Vincent membuat robot yang dikendalikan oleh manusia. Namun ide Vincent ditolak mentah-mentah oleh sang manajer karena pemerintah lebih tertarik dengan robot polisi rancangan Deon dan robot buatan Vincent menghabiskan banyak anggaran. Sehingga Vincent semakin iri dan benci terhadap Deon.

Disisi lain, ada sekumpulan bandit yang dipaksa harus mendapatkan uang senilai 20juta dollar hanya dalam waktu 1 minggu. Jika gagal, maka markas mereka akan dihancurkan bahkan nyawa mereka pun terancam. Hingga salah satu dari bandit tersebut memiliki usul, bagaimana kalau mereka mengambil alih kendali polisi robot ? Sehingga tak perlu takut lagi untuk merampok, bahkan polisi robot dapat membantu aksi kriminal mereka.

Ditengah perjalanan pulang, Deon dijegat oleh sekumpulan bandit dan dipaksa untuk membuat robot yang nantinya akan membantu aksi perampokan mereka. Deon setuju untuk merakit robot Scout22 dengan program Al yang baru. Robot itu sukses, hanya saja baterai dalam tubuhnya hanya bertahan 7 hari sehingga masa hidup robot tersebut hanyalah 7 hari. Robot tersebut diberi nama Chappie (plesetan dari happy).

Review Ala Shanis
Kalau denger-denger dari bisik-bisik tetangga, film ini dianggap tidak kreatif. Ya dari desain robot Chappie nya mirip robocop lah, robot yang di rumah mirip Wall E lah, macem macem deh. Tapi menurut gue sebagai penonton ga masalah ah. Untuk yang mirip robocop sih ga terlalu, kalo yang Wall E emang mirip sih. Tapi bukan membuat gue ilfeel sama film ini. Malah membuat gue bernostalgia sama film Wall E.

Gue jatuh cinta dengan cerita yang dibawakan. Konfliknya sederhana, tapi saling berhubungan satu sama lain. Jadi pingin cepet cepet ngabisin film ini hihi

Terus ada yang bilang juga dibagian akhir itu penuh kontroversi (awas spoiler). Menurut film ini, ruh bisa ditransfer ke robot, yang dapat disimpulkan bahwa ini adalah pandangan Atheis. Tapi menurut agama, setiap yang bernyawa pasti akan meninggal atau mati. Hmmm mengesampingkan kontroversi itu, gue sebagai penonton sih enjoy-enjoy aja. Toh ini cuma hiburan kan ? Jadi ga gue anggep serius *nyantai dikit lah, jangan kaya orang kurang piknik lah*

Jadi film ini recommended untuk ditonton. Ga ada adegan kisseu, ga ada adegan ++ juga. Jadi cocok banget untuk ditonton semua umur. Ceritanya menarik juga, wah cucok deh.

Score film 4.5/5

Review Anime - Usagi Drop (2011)



Gue kira, anime ini bakal membosankan atau minimal ceritanya ketebak. Tapi ternyata nggak. Anime ini mampu mengemas sempurna dengan konflik konflik sederhana yang terjadi di sekitar kita. Biasanya gue nonton anime lama banget namatinnya, bisa 3 hari sampai seminggu. Tapi ini 1 hari pun bisa gue selesaikan. Dari habis magrib sampai jam 11.

Intinya anime ini layak untuk kalian tonton, no ecchi atau adegan tak senonoh, no bikini, no kisseu, sehingga bener-bener sesuai untuk semua umur. Denger denger udah ada live action nya ya ? Wah jadi mau nonton nih :o

Dan kayaknya masih ada kelanjutannya nih di season berikutnya. Soalnya kisah asmaranya Daikichi masih ngegantung gitu deh.

Rate
5/5

Underworld Awakening (2012)


Meskipun gue ga ngikutin seri sebelumnya, tapi gue tidak merasa bingung dengan alur cerita yang disajikan. Ya sempet bingung bingung dikit sih, tapi pada akhirnya bisa ngikutin. Dan ceritanya ga ketebak. Gue kira akan ada vampir dan lycans yang membosankan, namun film ini berhasil dengan menarik. Dari roman-romannya sih mau ada sekuel berikutnya, atau jangan jangan sekuel nya udah ada ? *tepok jidat*

Intinya film ini gue rekomendasikan untuk kalian, bagi kalian yang ingin menonton film untuk menghilangkan rasa jenuh kalian.

Rate 4,5/5

Transformers Age of Extinction (2014)




Untuk sebuah film, menurut gue durasi 2 jam 45 menit bukanlah durasi yang sebentar. Tapi untungnya film ini berhasil membuat durasi yang lama itu menjadi sebuah film yang tidak membosankan. Dari awal sampe akhir kita bener bener dibuai dengan efek yang wah. Overall film ini keren banget ! Recommended buat ditonton !

Rate 5/5

Review Anime - Toradora



Alasan gue nonton ini anime adalah gara gara tindakan kriminal gue, dimana gue merampok habis koleksi anime temen gue sampe harddisk gue merah. Oke, fokus ke review. Alur cerita anime yang berjumlah 25 episode ini sangat mudah ditebak. Bahkan dari episode 1 gue sudah bisa memprediksikan endingnya dengan sangat mudah.

Feel animenya baru terasa di 15 episode keatas. Untuk 15 episode kebawah, menurut gue sangat membosankan. Untungnya dibeberapa episode, anime ini bisa mengemas beberapa cerita yang sudah ketebak itu dengan baik. Jadi lumayan lah, ga jelek jelek amat.

Untuk ending, hmmn lumayan lah. Tadinya mau kasih review lagi, cuma takut udah keburu spoiler duluan deh endingnya kaya gimana. Jadi gue putuskan untuk tidak jadi menambahkan review (oke gue php). 

Untungnya ada beberapa quotes yang bisa kita ambil dari nonton anime ini.

Quotes
Ada saatnya dimana kita harus menjalani sesuatu yang tidak kita inginkan.
Ku kira, dengan melarikan diri dari rumah aku akan menjadi dewasa. Ternyata tidak.
Tidak semua orang tua bersikap seburuk yang kau katakan.
Bagaimana bisa kau tidak memikirkan masa depanmu sendiri ?
Banyak pihak yang menyuruhku untuk aborsi saja, tetapi aku tetap bertahan.
Saat kau tersandung ketika berlari, hidungmu akan berdarah. Tetapi saat kau tersandung dalam kehidupan, hatimu lah yang berdarah.

Overall anime ini biasa aja, flat, nothing special. Yang mau nonton silahkan, gue ga larang. Tapi bagi kalian yang menginginkan tontonan anime dengan alur cerita yang fresh, gue tidak menyarankan anime ini.

4/10

 

The Innkeepers (2011)



Sinopsis
Sebentar lagi The Yankee Pedlar Inn akan segera ditutup. Setelah beroperasi lebih dari satu abad, penginapan yang konon berhantu ini akhirnya memutuskan untuk mengakhiri semuanya. Meski sudah memasuki hari-hari terakhirnya namun misteri yang meliputi The Yankee Pedlar Inn sepertinya tetap tak mau pergi. Beberapa tamu masih berdatangan sementara kejadian-kejadian aneh masih terus berlanjut.

Sebenarnya para karyawan The Yankee Pedlar Inn sudah banyak yang tak bertugas lagi. Dua yang tersisa adalah Claire (Sara Paxton) dan Luke (Pat Healy). Dua karyawan ini bertekad ingin membongkar misteri yang meliputi The Yankee Pedlar Inn selama ini. Claire dan Luke ingin membuktikan apakah benar penginapan tempat mereka bekerja ini memang berhantu seperti yang selama ini dipercaya orang-orang.
Beberapa tamu aneh mulai berdatangan.

 Di saat yang sama, Claire dan Luke juga mulai merasakan keganjilan yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Pelan namun pasti keanehan ini makin menjadi-jadi dan bukan tak mungkin pula The Yankee Pedlar Inn bakal jadi tempat tinggal Claire dan Luke selamanya.


Review
Entah kenapa akhir-akhir ini gue merasa kalau Amerika lagi demen-demennya bikin film horor. Mungkin gara-gara kesuksesan film "Paranormal Activity" sama "Insidious" kali ya. Tapi beruntunglah gue suka dengan ceritanya yang menurut gue termasuk cukup unik. Tentang hantu di hotel.

Selain itu, sound effect yang mendramatisir dan pengambilan gambar yang 'wah' membuat film horor ini menjadi film horor yang artistik namun seram. Ya meski setan yang muncul kata gue sih ga serem-serem amat.

Namun, yang bikin gue suka dengan film ini adalah film ini mampu menghasilkan sebuah film yang berkarakter dengan jumlah tokoh yang sedikit alias itu itu aja.

Tapi sempet juga sih gue ngerasa bosen pas nonton film ini. Gimana nggak, gue merasa dipermainkan oleh film ini. Dimana setannya selalu gak muncul. 


Dengan sekedar melihat posternya, gue kirain film ini bergenre horror fantasy. Eh taunya full horor. Ternyata gue ketipu terhadap poster sodara-sodara ! Ya meski harus gue akui, kalau poster film ini punya daya tarik sendiri.

At least film ini cukup layak ditonton oleh kalian. Tapi, bagi kalian yang ingin mendapat sajian 'wah' dari sebuah film horor, maka film ini kurang gue rekomendasikan.